Kunjungan Alumni School of Peace

Pada tanggal 24 Juli 2009 lalu, 21 peserta dari alumni School of Peace di India pada tahun 2006, 2007, dan 2008 datang ke Balai Pelatihan SATUNAMA di Duwet, Sendangadi untuk mengenal SATUNAMA. Rombongan yang diorganisir oleh Anick HT, direktur eksekutif Indonesian Conference on religion and Peace ini berkunjung dalam rangka membuat jaringan dan mengembangkan kapasitas peserta di bidang community organizing dan capacity building.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari workshop fundamentalism and reading our sacred text yang diselenggarakan oleh Interfaith Cooperation Forum (ICF) bekerja sama dengan Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) dan Masyarakat Dialog antar Agama (MADIA). Kami memilih SATUNAMA sebagai salah satu lokasi kunjungan karena School of Peace memiliki agenda tentang community development. Kami menganggap SATUNAMA sebagai salah satu lembaga yang secara konsisten peduli di wilayah hulu dengan cara mencetak kader, aktivis, dan pemikir multistakeholder melalui training-training dan pelatihan yang dibuatnya,” tutur Anick HT. Ia juga menambahkan jika panitia beranggapan bahwa SATUNAMA merupakan lembaga yang sangat terorganisir, sehingga peserta bisa belajar banyak dari pengelolaan organisasi dan pengelolaan programnya.

Peserta yang berasal dari Kamboja, New Zealand, Burma, dan dari berbagai daerah di Indonesia ini mewakili komunitas agama Islam, Kristen, Katolik, Buddha, dan Penghayat. Mereka kemudian berdiskusi dengan Meth Kusumahadi, Ketua Dewan Pembina SATUNAMA yang juga mantan direktur SATUNAMA mengenai sejarah dan program-program lembaga.


“SATUNAMA memiliki berbagai program yang punya tujuan utama memperkuat civil society di Indonesia melalui penguatan nilai-nilai universal dan promosi demokrasi di masyarakat. Cara tersebut ditempuh melalui pelatihan, pendampingan, dan konsultasi. Program-program seperti air bersih, perpustakaan keliling, dan usaha kecil memiliki tujuan jangka panjang yang sama, yaitu membuat masyarakat mandiri dan bisa menentukan apa yang terbaik untuk dirinya,” tutur Meth.

Setelah berdiskusi selama kurang lebih tiga jam, peserta kemudian melanjutkan kunjungannya ke Masjid Ahmadiyah yang dianggap sebagai kelompok korban fundamentalisme, dan Pesantren Nurul Ummahat pimpinan KH Abdul Muhaimin yang mewakili pesantren moderat dengan agenda pengembangan jaringan dan agenda-agenda di bidang interfaith dan pluralisme.  


Lutfi










Switch To English







Acara Mendatang


Pelatihan akan diselenggarakan pada tanggal 26 hingga 30 Oktober 2010
History of Thought
Pelatihan berikutnya akan dilaksanakan pada 9 – 14 Oktober 2010
REKRUTMEN PESERTA CEFIL LEVEL INTERMEDIATE 02
CEFIL basic level untuk regio NTT akan diadakan di Maumere pada tanggal 27 September hingga 2 Oktober 2010.
Pelatihan Civic Education for Future Indonesia Leaders (CEFIL) untuk region NTT
Pelatihan berikutnya akan diselenggarakan pada tanggal 22- 27 November 2010
Pelatihan Pengembangan Organisasi
Pelatihan berikutnya akan diselenggarakan pada tanggal 18- 23 September 2010

Pelatihan Strategis dan Keuangan Terpadu Program Planning (ISFPP)
Radio SATUNAMA kembali mengudara di AM 864 KHz. Siaran regulernya bisa dinikmati pendengar di seputaran Yogyakarta dari pukul 05.00 sampai 24.00.

© 2009 All rights reserved | SATUNAMA
Jl. Sambisari No. 99, Duwet, Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta 55285, Indonesia